October 29, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

4000 Butir Telur, Siap Didistribusikan Pada Masyarakat

1 min read

Donasi PT Japfa Melalui LazisNU Lampung

JARRAKPOSLAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menerima bantuan 4000 butir telur dari PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk untuk Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (Laziz NU) Lampung, di Graha Laziz NU Lampung, Jl. Ryacudu, Korpri, Bandarlampung, Rabu (13/05/2020).

Pada kesempatan itu, Wagub Chusnunia menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT. Japfa Comfeed Indonesia kepada masyarakat yang tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 yang tengah dilakukan oleh pemerintah, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dan kesulitan ekonominya karena adanya wabah ini,” ujar Wagub.

loading...
Wagub Lampung, Chusnunia Chalim (rompi cream) berpose bersama PW LazisNU Lampung dan perwakilan PT Japfa.

Wagub juga menginformasikan bahwa Provinsi Lampung menjadi provinsi dengan capaian baik dalam penanganan dan pengendalian Covid-19, yakni dengan lebih banyaknya angka pasien sembuh dalam kasus positif Covid-19.

Sementara itu, HRD Japfa Comfeed Nana Kusna mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam membantu pemerintah daerah terkait penanganan Covid-19 di daerah Lampung.

Nana berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan bahan pangan di tengah wabah Covid-19.

Usai menerima bantuan, Wagub Nunik meninjau dapur umum di Kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Dapur umum ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan makanan. Dengan harapan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Wagub juga turun langsung mengemas makanan yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk berbuka puasa. (lis)

TONTON VIDEO PROSES PENYERAHAN DONASI DISINI
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed