December 4, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Aksi unjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam HMI di patung kuda Indosat Jakarta Pusat.

2 min read

Jakarta, balapatti.com | Pada tanggal 20 Oktober 2020 pukul 09.30 WIB di patung kuda Indosat Jakarta Pusat telah berlangsung aksi unjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam PB HMI yang dipimpin oleh Saudara Indrian.

Menyampai
tuntutannya
Revisi UU Cipta kerja, Selamatkan kedaulatan rakyat kedaulatan tanah adat karena kedaulatan rakyat dan kedaulatan tanah adat adalah kedaulatan ekonomi bangsa.
Keadilan investasi dan demokrasi harus ditegakkan.

loading...

Poster dan spanduk yang dibentangkan bertuliskan :
Bakornas PB HMI, UU Cipta Kerja memperkosa hutan adat, Kembalikan ekonomi rakyat, Utamakan rakyat, Save ekonomi rakyat lebih baik kembali ke serikat

Adapun isi Press Release :
Bagi kami UUD perkara telah menghianati prinsip demokrasi ekonomi dalam pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi:
Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan,
cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara,
Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan efisiensi berkeadilan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan kemandirian serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional, dan
ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasar ini diatur dalam undang-undang.

Orasi-orasi yang disampaikan;
kami menyoroti kawasan ekonomi dalam kawasan ekonomi terdapat beberapa pasar terdampak khususnya pasal-pasal dan undang-undang nomor 39 tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (UU KEK) dan undang-undang republik Indonesia nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (AMDAL), upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL) dan izin lingkungan.
Permasalahan yang kami disuruh ti selanjutnya adalah penyerahan perizinan yang dapat berimplikasi pada hilangnya beberapa jenis misalnya izin, pemanfaatan ruang, izin itu manis serta izin mendirikan bangunan yang diintegrasikan ke dalam perizinan berusaha.
hari ini menutup celah bagi masyarakat untuk menuntut transparansi dan akuntabilitas pada setiap fase perizinan.

Pada pukul 09.40 WIB, massa membubarkan dari lokasi Unjuk Rasa

K89,YL99

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed