December 4, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

AKSI UNJUK RASA FORUM KOMUNIKASI PETANI MASYARAKAT ASLI DESA BATULAWANG CIANJUR JAWA BARAT DI KEMENTERIAN ATR/BPN RI

3 min read

Balapatti.com | Pada hari Senin 26 Oktober 2020 pukul 08.45 Wib di Kantor Kementerian ATR/BPN-RI Jl. Sisingamanggaraja Kebayoran Baru Jakarta Selatan berlangsung unjuk rasa dari Forum Komunikasi Petani Masyarakat Asli Desa Batulawang Cipanas Cianjur Jawa Barat denngan massa yang dipimpinan M. Zein Al Mutahar.

Tuntutannya
Memberikan dukungan terhadap keputusan pemerintah (ATR/BPN-RI) & PT. MPM tentang lahan Redis untuk masyarakat asli Desa Batulawang Cipanas Cianjur Jabar.

loading...

Dengan Orasi
Kami masyarakat asli Desa Batulawang Cipanas Cianjur adalah penggunaan HGU yang sah terhadap tanah di PT. MPM dan kami menolak adanya masyarakat yang mengatasnamakan masyarakat Nahdiyin NU desa Batulawang.
Kami meminta kepada Kementrian ATR/BPN-RI untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi desa Batulawang untuk mendapatkan data – data yang otentik terkait permasalahan HGU yang sah terhadap tanah di PT. MPM.
Kami menolak upaya – upaya adu domba yang dilakukan dengan cara membuat massa -massa tandingan yang mengatasnamakan masyarakat desa Batulawang.

Dengan menggunahkan Sepanduk

  1. 95 % tanah HGU PT. MPM terletak di wilayah desa Batulawang maka suara kita harus didengar bukan suara orang lain !!!
    Masyarakat Batulawang meminta dengan hormat kepada Kepolisian Republik Indonesia agar menangkap pendemo yang mengatasnamakan petani desa Batulawang.
    Masyarakat asri Batulawang mendukung program reformasi agraria di lahan HGU PT. MPM segera direalisasikan.
    Masyarakat asri Batulawang menolak pendemo yang mengatasnamakan komunikasi petani Batulawang warga Nahdiyin NU desa Batulawang.

Pukul 09.30 WIB massa pengunjuk rasa bertambah kembali lk 100 orang sehingga keseluruhan berjumlah sekitar lk 200 orang.

Pkl 10.56 – 11.20 WIB
3 ( Tiga ) orang Perwakilan Masyarakat Batulawang Cipanas Cianjur Jawa Barat Bapak. Abdul Karim Cs dan diterima oleh Bapak Daniel Aditya ( Direktur Komplik Pertanahan ), Ibu Aas , Bu Umah dan Bapak. Safiq. Adapun hasil sebagai berikut
Penyampaian dari Perwakilan :
Ada surat ijin unjuk rasa dari Forum Komunikasi Petani Batulawang tgl 22 Ok 2020 Pimpinan Unang Sopandi, namun kelompok tersebut ( tdk mewakili petani Krn mereka orang bayaran kaki tangan H. Pupuy ).
Kami memohon kementerian ATR /BPR Tidak mengabulkan tuntutan kelompok Unang Sopandi dan meminta pihak Kepolisian menindak tegas kelompok Unang Supandi.
Tanah HGU 95% masuk tanah desa batu Lawang, kami meminta suara kami di dengar jangan mendengarkan suara dr luar.
Segera laksanakan pogram Reformasi agraria di desa kami.

Tanggapan pihak ATR / BPN :
Bapak Safiq ( Bagian Sengekta Tanah )
Tanah yang dimasudkan oleh Bapak-bapak memang ada pihak yang Klaimnya, dan HGU Tanah tersebut lagi peroses perpanjang oleh PT. MPM dan pihak kami akan melakukan pengecekan karena kami melihat ada permasalahan yang sangat Komplek.

Penjelasan dari Perwakilan
Awalnya kelompok kami bekerjasama dengan PT MPM untuk mengerjakan lahan pertanian / Tanah luasnya sekitar 125 Hektar ditanami kopi dengan bibit dr PT. MPM dan dipelihara oleh Masyarakat dengan keuntungan dibagi dua dan sekarang telah dibuka lahan baru yang sudah ditanami lagi pohon kopi sekitar 300 hektar, jadi lahan secara keseluruhan sekitar 435 Hektar yang sudah ada kerjasama antara pihak PT. MPM dengan Masyarakat.
Pihak yang mau mengklaim tersebut sudah mulai ada sejak tahun 1997, namun dilapangan keberadaan mereka tidak ada. Jadi kami memohon Bapak2 untuk tidak mengabulkan kelompok Unang Supandi.

Bapak Daniel Aditya ( Direktur Komplik Pertanahan )
Trimaksih atas penyampaian dari Bapak2 dan pihak kami akan mempelajari dan akan menyampaikan kepada pimpinan dan segera berupaya untuk melakukan pengecekan ke lapangan.

Pukul 12.00 WIB massa membubarkan diri dan berencana menuju ke Polda Metro Jaya dengan tujuan ingin membuat laporan pemalsuan tanda tangan.

K89,YL99

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed