January 21, 2021

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Aksi Unjukrasa Oleh Gerakan Muda Mahasiswa Islam (GMMI) di Kementerian Pertanian.

3 min read

Jakarta, Balapatti.com – Pada 1 Desember 2020 pukul 14.33 – 16.35 WIB di Kantor Kementerian Pertanian, Jl. Harsono RM Jakarta Selatan, berlangsung aksi unjukrasa oleh Gerakan Muda Mahasiswa Islam (GMMI) dipimpin oleh Yasmin dan diikuti dengan masa.

Tuntutannya Usut tuntas dugaan korupsi anggaran pengadaan hewan di Kementerian Pertanian. Sehubungan dengan hal tersebut dapat dilaporkan sebagai berikut;
Usut tuntas dugaan korupsi anggaran pengadaan hewan di Kementerian Pertanian.
Mendesak Kejagung RI untuk secepatnya melakukan penelitian, penyelidikan serta kajianatas temuan mafia proyek pengadaan hewan di tubuh kementerian tersebut.
KPK segera tangkap menteri pertanian (Syahrul Yasin Limpo) karena memanipulasi tender proyek pengadaan hewan kepada PT yang tidak jelas yang merugikan APBN sebesar 7 Milyar.
Usut tuntas kasus proyek ilegal pengadaan hewan ditubuh kementerian pertanian diantaranya daerah Situbondo 9 M, di Tegal 7 M, dan Indrayu 4,7 M.

loading...

Dengan menggunahkan Spanduk;
Desak Kejaksaan Agung RI segera lakukan penyelidikan atas temuan mafia proyek pengadaan hewan di tubuh Kementerian Pertanian.
KPK segera tangkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo karena memanipulasi tender proyek pengadaan hewan tidak jelas dengan kerugian negara 7 Milyar.
Usut tuntas proyek pengadaan hewan di tubuh Kementerian Pertanian di daerah Situbondo Rp 9 M, Tegal Rp.7 M, dan Indrayu 4,7 M.

Dengan Orasi-orasi;

  • Kami kembali datang ke Kementerian Pertanian RI untuk menyampaikan Kasus terkait proyek pengadaan hewan di tubuh Kementerian Pertanian.
  • Proyek pengadaan hewan di Kementerian Pertanian di beberapa di daerah antara lain di daerah Situbondo 9 M, Tegal 7 M, Indramayu 4,5 M dan beberapa daerah lain yang jumlah seluruhnya sekitar 20,5 M.
  • Kami tegaskan kepada Sdr. Syahrul Yasin Limpo bahwa kami datang ke kantor Kementrian Pertanian untuk mengusut tuntas dugaan kasus mafia Proyek pengadaan hewan di Kementerian Pertanian.
  • Hari ini kami GMMI kembali menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian masih menyimpan para mafia-mafia koruptor yang merugikan negara sekitar 20,5 M.
  • Kasus ini sudah disampaikan oleh beberapa elemen kepada Kejaksaan Agung tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak Kejaksaan Agung.
  • Oleh karena itu kami kembali menyampaikan pesan kepada Kementrian Pertanian agar segera diselesaikan.

Pukul 15.30 wib 5 orang perwakilan massa masuk ke gedung D dan diterima oleh Bpk. Sugiono (Direktur Pembibitan Peternakan).

Adapun hasil pertemuan antara lain :
Pihak perwakilan menerangkan bahwa;
Kami mengucapkan terima kasih yg sudah 2 kali menggekal aksi di pertanian terkait dengan penyalahgunaan anggaran yg rame di publis, dan hampir 2 minggi ini lagi rame di medsos

Kami menyampaikan secara langsung bahwa menyangkut aksi kami tentu poinnya tetap sama dengan yg pertama kami menyikapi pengadaan sapi,kambing dan ternak yg mempercayakan beberapa perusahaan dan PT untuk pengadaan hewan sapi,kambing dan ternak tersebut.

Beberapa narasi yg diberikan kepercayaan oleh Kementrian Pertanian ini yg sudah dipercayakan kepada Perusahaan2 ngga tau nya perushaan fiktif.

Kami dalam pergerkan pemuda Islam kalau itu benar terjadi,berarti pihak Kementrian Pertanian tidak berhati – hati, dan pihak Kementan telah melakukan kecerobohan, harapan kami anggaran ini dipakai untuk kepentingan rakyat dan Negara, namun muncul anggapan bahwa anggaran ini telah disalahgunakan di Situbondo, tegal ada mafia proyek, sehingga kami sebagai mahasiswa tentu punya rasa gelisah, maka kami dtang kesini

Tanggapan dari pihak Kementan;

Kalau adek2 saya bawa ke lokasi pengadaannya bersedia tidak?pengadaan ini saya terima kasih, adik2 selalu mengawal kita, ini pengadaannya bukan proyek namun unit di singosari, hari ini ga bisa maen tunjuk, karena KPK juga masuk, kalau adek2 tidak melihat secara langsung nanti akan ada prasangka2 yg tidak baik.

Bersedia ikut?nanti akan kita bawa ke Malang, maksimal 3 orang, kapan kalian kan bersedia kami akan memberitahukan mekanisme pengadaan itu seperti apa, tidak asal tunjuk, saya ketemukan dengan Pokja nya, pemenang lelangnya, kami sangat berterima kasih karena adek2 sudah mengawal kami, walaupun i tau adek2 tidak punya bukti yg otentik mengenai kasus ini.

Saya juga punya keluarga, nama baik, harga diri. Adek2 sekalian jadi kita lksnakan thender cepat karena waktu, yg namanya thender cepat jadi by sistem, di sistem itu perusahaan yg memenuhi syarat, karena didalam sistem itu persyaratan memiliki domisili, SIUP dan pengalaman jadi tidak ada unsur2 menunjuk perusahaan. Jadi perusahaan itu ditunjuk oleh sistem, kalau ada persyaratan yg kurang perusahaan itu tidak akan masuk.

Kalau adek-adek sekalian bilang, ini perusahaan fiktif, itu tidak mungkin karena ini sudah di filter by sistem, itu namanya pembuktikan kualifikasi.

Pukul 16.35 wib aksi unjukrasa selesai massa membubarkan diri, situasi Kondusif.

Dengan Catatan

  • Aksi unjukrasa yang dilakukan oleh GMMI di Kantor Kementerian Pertanian RI Ragunan tersebut sebagai reaksi atas adanya dugaan mafia Proyek pengadaan hewan di tubuh Kementerian Pertanian yang melibatkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan anaknya.
  • Aksi unjukrasa berlangsung secara tertib.

K89YL99

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed