Sun. Sep 27th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Ansor dan Banser Balam, Bantu Masyarakat Terdampak Banjir di TBT

1 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Pengurus Cabang GP Ansor Bandarlampung melalu Gugus Tugas Ansor Bandarampung untuk Covid-19, membagikan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 dan Banjir di Kecamatan Telukbetung Timur (TBT) Kota Bandarlampung, Kamis (09/04/2020).

Ketua PC GP Ansor Kota Bandarlampung, Agung Zawil Afkar mengatakan, sembako yang dibagikan pihaknya adalah sunbangan dari pada donatur yang mempercayakan kepada pihaknya.

Sejumlah kader Banser Bandarlampung saat membagikan Sembako bagi masyarakat terdampak banjir di Telukbetung Timur.

“Kita sebagai kader Ansor Banser Kota Bandarlampung hanya membantu menyalurkan bantuan dari para donatur kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 yang juga terkena musibah Kebanjiran di Kecamatan Telukbetung Timur Kota Bandarlampung,” kata Agung.

Menurut Agung, apa yang dibagikan oleh pihaknya jangan dilihat jumlah atau nominalnya. Akan tetapi, kata dia, hal tersebut adalah bentuk kepedulian pihaknya terhadap sesama yang sedanv mengalami musibah.

“Kita berharap semua musibah yang sedang menimpa masyarakat khususnya di TBT ini bisa di terima dengan ikhlas dan keadaan di masyarkat bisa pulih kembali,” tuturnya.

Dari pantauan, beberapa kader Banser terlihat membagikan sembako dan pakaian layak pakai kepada masyarakat terdampak banjir.

“Ya, selain sembako juga ada pakaian layak pakai. Ini semua dikumpulkan dari para donatur. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk semua nya,” kata kader Banser, Azat dan diamini rekannya, Duhrizal.

Hadir dalam penyaluran bantuan tersebut sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama setempat, diantaranya Ketua MWC NU TBT Kyai Afif Ramdhani, Babinsa TBT, Ketua PAC Ansor TBT sahabat Ismail Zulkarnain, Div Logistik dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 sahabat Banser Azat dan Duhrizal, dan Tokoh masyarakat setempat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed