Fri. Sep 18th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Arinal Kembali Dikecam Khalayak!

3 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Untuk kali ke empat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menuai kecaman dari berbagai pihak. Kali ini, kecaman datang dari Komite Mahasiswa Nusantara untuk Demokrasi (KMND) Regional Sumatera yang mengecam keras sikap arogansi orang nomor satu di Bumi Ruwa Jurai itu.

Kecaman KMND terhadap Arinal lantaran
Arinal menghardik wartawa saat meliput acara rapat koordinasi (Rakor) Pilkada 2020 di ruang rapat utama, Rabu (24/06/2020) lalu.

Ketua KMND regional sumatra, Aris berpendapat tak sepatutnya seorang gubernur berkata semacam itu dihadapan para pejabat forkopimda saat berlangsung rapat.

“Tentu ini preseden buruk. Gubernur telah mempermalukan wartawan MNC TV yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik, mengingat hal tersebut dilakukan di hadapan para pejabat Forkopimda. Ada Kapolda, Kabinda, dan para Pejabat di lingkungan Provinsi Lampung, dan pimpinan media,” tuturnya, Jumat (26/06/2020).

“Apa tidak ada yang lebih sopan? Bicara saja baik-baik jika memang kegiatan tidak bisa diliput. Toh wartawan yang datang itu di undang, dan pasti akan mengerti karena mereka dibatasi dengan kode etik. Cara-cara arogan sudah tidak jamannya lagi. Semua bisa selesai dengan komunikasi yang baik. Wartawan kok dianggap musuh,” uangkapnya.

Karena itu kita mengecam keras tindakan arogansi itu karena masuk katagori menghalang-halangi kerja wartawan, apalagi kegiatan itu justru untuk menyampaikan paparan gubernur itu sendiri untuk kosumsi publik .

Diketahui, sikap arogan Arinal dipertontonkan saat memimpin Rapat Koordinasi Pilkada di ruang rapat utama, Rabu (24/06/2020).

Rapat yang juga dihadiri Pemimpin Redaksi media cetak, TV dan online tersebut sempat berlangsung tegang saat Arinal membentak wartawan MNC TV, Andreas ketika mengambil gambar.

“Hei kamu jangan dulu merekam saya ini lagi pusing, bisa enggak. Saya ini juga preman. Dahulu nya mantan preman, “ kata Arinal dengan nada tinggi.

Sontak peserta rapat terdiam, meski dihadapan Kapolda, Ketua DPRD, KPU dan Bawaslu serta sejumlah Kepala OPD, Arinal tidak sungkan menghardik wartawan.

Suasana usai rakor dimana Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghardik wartawan MNC TV.

Sebelumnya 2019, Arinal juga pernah berurusan dengan jurnalis TV One terkait liputan live warga yang mengungsi ke kantor gubernur karena khawatir tsunami.

Oktober 2019. Saat itu, salah satu jurnalis media cetak Kupas Tuntas Erik, meminta tanggapan gubernur soal adanya laporan honorer Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lampung yang melaporkan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung, atas pemecatan mereka.

Bukannya mendapat jawaban dari pertanyaan, wartawan tersebut malah kena bentak oleh Gubernur. Sebagai jurnalis dia (Erik) dikatakan sebagai tukang kompor.

“Lu jangan kompor-komporin,” kata Arinal dengan nada tinggi, sembari berjalan usai melantik Sekda Lampung.

Sikap arogansi Arinal juga menimpa salah satu wartawati media online RMOLLampung Tuti Khoiriah. Saat itu peristiwa yang menimpa wartawati tersebut terjadi di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (03/03) siang.

Saat memberikan sambutan di hadapan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemprov Lampung dan belasan wartawan itu, Gubernur Arinal Djunaidi menyinggung tentang sebuah pemberitaan yang mempersoalkan kehadirannya mengenakan pakaian dinas dalam Musda X Partai Golkar Lampung di Graha Wangsa, Bandarlampung, sehari sebelumnya, Senin (02/03).

Kepada wartawan yang hadir di ruangan itu, Arinal bertanya apakah wartawan RMOLLampung hadir. Tuti Nurkhomariyah pun lantas mengacungkan tangannya.

“Kamu pake kerudung. Samiknawaatoqna. Jangan sampai Innalillahi wa innaillaihi rajiun,” kata Arinal. Ia pun meminta agar sang wartawati membuat berita yang baik-baik saja. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//graizoah.com/afu.php?zoneid=3567752