Thu. Sep 17th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

BELA NEGARA MULTI TAFSIR

2 min read

Jakarta, Balapatti.com | Membela hak, kewajiban Bela Negara setiap kewajibanku, Itu tidak berarti hanya berperang melawan musuh dari dalam dan luar tapi lebih dari itu.
Bela negara bisa berarti melakukan sesuatu yang bermanfaat buat bangsa dan negara, Mencipta satu dan banyak hal untuk kepentingan bangsa dan negara itu juga Bela Negara. Penalaran kita mungkin sampai kepada mengisi kemerdekaan dengan berbagai bidang seperti menciptakan SDM yang handal, bertaqwa dan berakhlaq mulia. Bisa juga membangun sentra2 primer ekonomi, sosial dan budaya untuk kepentingan memperkokoh pertahanan negara.
Ketahanan negara meliputi pangan sandang papan bagi setiap warga negara.
Mengupayakan dalam bentuk apapun agar negara dan rakyatnya hidup dalam rasa aman tenang tentram, itu juga satu bentuk Bela Negara.
Lalu pertanyaannya. Apakah saat ini kehidupan kita berbangsa sudah mencapai rasa aman nyaman dan tentram..? Sebuah pertanyaan yang semua kita tahu jawabannya.
Tabiat dan karakter kita dalam media sosial saat ini, contoh saja, sangat jauh dari nilai-nilai Bela Negara dan bangsanya.
Di medsos kita temui tabiat orang saling hujat, ejek, hina, serang, salahkan, bahkan tuduhan dan fitnah yang sangat merugikan negara. Apakah tindakan itu juga bela negara.
Sudah pasti tidak bukan, Lalu kenapa itu dilakukan…?
Konon yang melakukan ini justru elit bangsa dengan memiliki modal kuat seperti kekuasaan jabatan dukungan moril dan materil yang melakukan ini.
Kita mengenal kata kadrun buat umat tertentu dan kampret buzzer cebong dan hantu balau lainnya buat umat dan golongan tertentu lainnya.
Ini saja sdh menduri dalam daging api dalam sekam rayap yang menggorogot bangsa dan negara.
Ini kerugian buat Indonesia. Lalu, cocokkah konsep dan paham bela negara, yang kita gandrungi saat ini dengan wadah FBN RI yang menggurita seluruh negeri ini, masuk dan sesuai dalam domain dan ranah ini.
Kalau cocok dan kita se surau (seguru), mari kita anggota FBN RI memberantas praktek hujat hina kebencian di dunia maya. Mari kita upayakan memberantas itu. Ini barang nyata di depan kita yang harus ditumpas karena ini satu bentuk nyata bela negara.
FBN RI harus menjadi aktor dan pewujud Bela Negara (negara terbela) bukan sekadar menjadi eksplorer (tukang gadang ota di palanta) tanpa karya nyata, maaf. Ukuran capaiannya bisa beragam. Tidak perlu besar tapi luas cakupan wilayahnya jauh menggurita dan gaungnya membahana ke seantero negeri seperti membina UKM satu juta orang dari sabang sampe merauke – kira2 250 sd 300 orang per provinsi. Ini namanya kemakmuran. Kalau rakyat kaya negara pasti kaya. Sebaliknya, Kalau negara kaya rakyat belum tentu kaya. Itulah kita Indonesia.
BRAVO FBN RI (FORUM BELA NEGARA REPUBLIK INDONESIA )

(ELW”89, YL99)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//graizoah.com/afu.php?zoneid=3567752