Sun. Sep 27th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Belum Ada Daerah Siap Terapkan ‘New Normal’

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Penerapan skenario New Noramal, sepertinya masih akan menghadapi beberbagai kendala. Ya, pemerintah sendiri menilai belum ada wilayah di Indonesia memenuhi Indikator Kesehatan Masyarakat yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam menentukan kesiapan daerah melaksanakan aktivitas sosial ekonomi tersebut.

“Salah satu syarat suatu wilayah dinyatakan siap jika mengalami penurunan jumlah kasus positif setidaknya 50 persen selama dua minggu sejak puncak terakhir,” kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Selasa (26/05/2020).

Dalam sebuah diskusi yang disiarkan langsung akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa, Wiku mengatakan, saat ini Jawa Timur mengalami kenaikan jumlah kasus sebesar 133 persen, Jawa Barat naik 110 persen, Jawa Tengah naik 15,5 persen.

“Baru DKI Jakarta yang mengalami penurunan 17,6 persen, dan Yogyakarta turun 41 persen. Kalau dari sini, Jakarta kelihatan sudah mulai turun. Kalau yang ngotot mudik kembali lagi ke Jakarta dan bawa penyakit, bisa-bisa jadi second wave, Sementara Jatim sedang naik-naiknya,” tutur dia.

Penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, lanjut dia, harus di atas 50 persen untuk mencegah potensi kembali naik. Selain itu, suatu daerah juga perlu memenuhi dua indikator lainnya, yaitu surveillance dan pelayanan kesehatan.

“Surveillance tecermin dari peningkatan uji laboratorium yang digelar dan kasus negatif. Sementara pelayanan kesehatan terlihat dari data yang dilaporkan secara rapi dan berkala dari pemda”.

Suatu wilayah baru bisa dikatakan melaksanakan aktivitas sosial ekonomi, tambah Wiku, jika semua indikator terpenuhi secara bersamaan.

“Enggak bisa (satu per satu). Jadi memang diusahakan semua kinerjanya baik,” tuturnya.

Sikutip dari CNN Indonesia, hingga Senin 25 Mei 2020, Indonesia mencatat 22.750 kasus positif corona. Sebanyak 1.391 orang telah meninggal dunia, sedangkan 5.642 orang lainnya sembuh.

Beberapa daerah yang disebutkan Wiku di atas masih menjalani npembatasan sosial berskala besar (PSBB). PSBB di Jabar berlangsung hingga 29 Mei, DKI hingga 4 Juni, dan Jatim hingga 8 Juni. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed