Wed. Oct 21st, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Belum Tertarik Berpolitik, Fokus Usaha dan Dakwah

1 min read
Mantan Komioner KPU Lampung: Solihin, SPd, MH

JARRAKPOSLAMPUNG – Siapa yang tidak mengenal Solihin? Ya, demisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung dua priode itu mengaku belum tertarik dengan dunia politik, terlebih untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Ditemui jarrakposlampung.com dikediamannya, Minggu (01/12/2019) pria yang beken disapa Gus Coing itu mengaku dirinya akan kembali ke dunia usaha dan fokus mengurusi umat melalui organisasi yang membesarkannya yakni Nahdlatul Ulama (NU).

“Saya akan kembali berbisnis dan ngurus umat,” kata Wakil Ketua PWNU Lampung itu.

Sebelum menjadi komisioner KPU Lampung, lanjutnya, dirinya telah memulai beberapa bisnis dan aktif dibeberapa organisasi. Karenannya, ketika tidak lagi di KPU, Gus Coing akan kembali berbisnis.

“Ya, mungkin lebih fokus dakwah dan kembali pada bisnis. Karena memang basicnya usaha,” ujar alumni Megister Hukum Universitas Lampung itu.

Disinggung apakah tertarik untuk berkecimpung di dunia politik dengan beragabung ke salah satu parpol, atau justru maju sebagai calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2020 mendatang?

Gus Coing menepis hal tersebut. Menurutnya, untuk saat ini dirinya belum berfikir ke arah sana (Politik). Sebab, kata dia, pengalamannya menjadi komisioner KPU memberikan pembelajaran politik yang luar biasa.

“Karena pengalaman itu. Saya menjadi belum tertarik untuk terjun kepolitik,” tukasnya.

Karenannya, dirinya berpesan kepada Komisioner KPU Lampung agar sebantiasa menjaga integritas agar hasil pemilu yang sesuai dengan ekspektasi masyarakat.

“Selamat bertugas untuk teman-teman yang saat ini bertugas sebagai komisoner KPU. Tetap jaga integritas. Ciptakan pemilu yang bersih dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan keinginan masyarakat,” pungkasnya. (tika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed