October 25, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Dendi Pimpin Apel Siaga Bencana

2 min read

PESAWARAN.JARRAKPOSLAMPUNG – Bupati Kabupaten Pesawaran, Dendi Romadona memimpin langsung Apel
Siaga Bencana dan Peralatan Penanggulangan Bencana 2020, di Lapangan Kantor Bupati Pesawaran, Gedong Tataan, Rabu (15/01/2020).

Apel Siaga tersebut, menurut Dendi, moment penting yang harus kita laksanakan dalam rangka upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Hal ini, kata Dendi, mengingat bahwa Wilayah Kabupaten Pesawaran yang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi.

“Secara geografis Wilayah Kabupaten Pesawaran terdiri dari daerah pesisir, pulau dan pantai, daerah pegunungan, daerah hutan dan daerah yang memiliki aliran sungai yang cukup banyak. Kesemuanya ini dapat menjadi potensi ancaman terjadinya bencana di Kabupaten Pesawaran”, kata Dendi dalam amanatnya.

Melihat potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas masyarakat terhadap bencana, lanjutnya, maka Apel Siaga Bencana diperlukan untuk melihat kesiapan kita semua dalam rangka mengantisipasi bencana baik secara personil maupun ketersediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang ada.

Tanggungjawab penyelenggaraan penanggulangan bencana, tambah Dendi, bukan hanya terletak pada pemerintah, tapi juga merupakan tanggungjawab masyarakat dan semua sektor kehidupan termasuk dunia usaha.

“Paradigma penanggulangan bencana saat ini harus mengedepankan upaya prepentif, atau pencegahan dan kesiapsiagaan dari pada upaya persepektif responsive atau penanganan darurat,” tuturnya.

Sesuai dengan tema Apel Siaga Bencana, kata dia, Pada Tahun 2020 ini yakni Siaga Bencana dimulai Dari Diri Kita, Keluarga dan Komunitas, dengan Hastag #SiapUntukSelamat.

“Pada dasarnya penyelenggaraan penanggulangan bencana sangat tergantung dari pola perilaku kita, yaitu perilaku yang harmoni dengan alam dan perilaku yang aman bencana (safety culture),” paparnya.

Untuk itu, kata Dendi lagi, perlu revolusi mental merubah perilaku untuk menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan kapasitas pemerintahan, organisasi, masyarakat, komunitas, keluarga dan individu agar mampu menanggapi situasi bencana secara cepat dan tepat.

“Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pesawaran mencacat kejadian bencana selama 3 (tiga) tahun terakhir yaitu : Tahun 2017sebanyak 68 Kejadian, Tahun 2018 sebanyak 64 Kejadian dan Tahun 2019 sebanyak 50 Kejadian,” jelasnya.

Artinya, tambah Dendi, frekuensi bencana di Kabupaten Pesawaran selama tiga tahun terakhir mengalami penurunan. Karenanya, Dendi mengajak agar semua elemen meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

“Mulai dari diri kita, keluarga dan Komunitas, karena kita semua sadar bahwa bencana datang pada tempat dan waktu yang tidak kita ketahui,” tegas dia.

Dari pantauan, Apel Siaga Bencana dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pesawaran Tahun 2020 diikuti oleh anggota TNI AD, TNI AL, Marinir, Sabara Polres Pesawaran, Babinkamtibmas, Reskrim Polres Pesawaran, Intel Polres Pesawaran, Basarnas, BPBD, Satpol Pol PP, Damkar, Dishub, Kesehatan, Pramuka dan Ormas Bela Negara


Hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Ir. Kesuma Dewangsa MM, Kepala BPBD Provinsi Lampung, Drs Zena Adhi Witarta MH, Danyon 9 Marinir, Letkol (Mar) James Monte dan Kompol Handak Prakasa Qalbi, S.T., M.H. (Wakapolres Pesawaran), Mayor Prastiyo (Danden POMAL Lampung), Kapten Inf Agus Masgus (Danramil 01 Kedondong), AKP Elvis (Kasat Sabara Polres Pesawaran), Letnan Satu Inf Oyong Liza (Danki A Gedong Tataan / TWEJ), Para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pesawaran. (tim)

Editor : Ariyadi Ahmad

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed