Fri. Oct 16th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Ditengah Wabah, Lampung Dirundung Bencana

2 min read

Di Bandarlampung Banjir Menelan Korban Jiwa, Pesawaran dan Tanggamus Longsor Memutus Akses Jalan dan Jembatan

JARRAKPOSLAMPUNG – Belum saja usai wabah Covid-19 yang kini telah menelan korban 1 orang meninggal, 7 orang dinyatakan positif terinfeksi dan ratusan orang dalam pemantauan. Bencana banjir dan longsor pun terjadi di beberapa wilayah.

Ya, hujan yang mengguyur bagian selatan Lampung Senin (30/03/2020) malam, mengakibatkan bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah. Tim Jarrak Pos Lampung mencatat sedikitnya ada dua titik banjir di Bandarlampung dan beberapa titik banjir dan longsor di Pesawaran dan Tanggamus.

Di Kota Bandarlampung mengakibatkan perkampungan padat penduduk yang berada di jalan R.E. Martadinata, Gg. Langgar, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandarlampung, terendam banjir.

Walikota Bandarlampung, Herman HN menjau lokasi banjir di Telukbetung Timur, Senin malam.

Dua orang dikabarkan menjadi korban banjir bandang tersebut, satu meninggal dunia lantaran tertimpa reruntuhan tembok yang tergerus arus sungai.

“Kami dengar untuk yang meninggal sudah dibawa ke rumah keluarganya di Kecamatan Karang,” kata Soni warga RE Martadina.

Diketahui, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. juga langsung mendatangi lokasi untuk meninjau langsung bencana banjir bandang di sekitar Kecamatan Telukbetung Timur.

Banjir bandang mengakibatkan sejumlah warga di Telukbetung Timur kehilangan tempat tinggal

Di Pesawaran, longsor menutup akses jalan dari Bandarlampung menuju Padangcermin, tepatnya di Desa Pematang Liang. Matrial longsor menutup akses jalan sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

“Ya, sementara hanya roda dua yang bisa lewat. Masyarakat dibantu TNI sedang melakukan pembersihan,” kata Sekretaris PC Gerakan Pemuda Ansor Pesawaran, Buyung Ardiansyah.

Longsor di Desa Pematang Liang, Padangcermin, Pesawaran memutus akses jalan

Banjir juga terjadi di Kabupaten Tanggamus. Banjir mengakibatkan jembatan penghubung antara beberapa pekon terputus, lantaran longsor. Sedikitnya empat pemukiman masyarakat di Pekon Binjai Wangi terisolir.

Longsor mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Pekon Binjai Wangi, Pugung, Tanggamus terputus, warga di dua pekon terisolir

Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Tanggamus, Mujibul Umam yang meninjau langsung lokasi jembatan mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat terkait guna mencarikan solusi bagi warga Pekon Binjai.

Sekretaris FPKB DPRD Tanggamus, Mujibul Umam meninjau langsung lokasi jembatan yang ambrol

“Ya, pagi ini kami meninjau langsung longsornya yang mengakibatkan jembatan penghubung yang ada di Pekon Binjai Wangi ambruk. Jembatan ini Penghubung menuju Dusun Sukabakti dan Dusun Hilian baji, Umbul Karet, Tanjung Kemala. Jembatan ini akses vital kegiatan perekonomi masyarakat. Sudah kami koordinasikan dinas terkait agar dilakukan langkah-langkah konkrit untuk membuka akses tersebut,” kata Mujib. (sem/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed