Wed. Sep 23rd, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

DPRD : Disdikbud Bebaskan SPP di Masa Pandemi Covid-19

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Anggota Komisi V DPRD Lampung yang juga Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan, Jauharoh Haddad menegaskan terkait sekolah yang mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Bosda tidak boleh menarik SPP dan iuran lainnya selama pandemi Covid-19.

“Ya, banyak yang salah tafsir atas pernyataan saya sebelumnya. Banyak yang melapor ke saya bahwa di sekolahnya masih ditarik SPP, uang Komite dan sebagainya,” kata perempuan yang beken disapa Kak Jau itu, Minggu (03/05/2020).

Padahal pernyataan saya tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Disdikbud Provinsi Lampung diterbitkan pada 20 April 2020 dengan nomor 420/1062/V.01/DP.2/2020, ditandatangani Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar.

“SE itu kan diterbitkan sebagai kebijakan pendidikan pada masa pandemi Covid-19. Jadi hanya berlaku saat pandemi saja. Ketika nanti situasi kembali normal maka akan ada kebijakan baru,” jelas Kak Jau.

Selain itu, lanjut Kak Jau, untuk sekolah yang tidak mendapatkan dana BOS dan BOSDA maka kebijakan tersebut tidak berlaku.

“Hanya sekolah yang mendapatkan BOS dan BOSDA saja yang dilarang tarik SPP dan sumbangan lainnya. Baik itu sekolah swasta ataupun sekolah negeri, dan hanya berlaku pada masa pandemi Covid-19 seperti sekrang ini. Bagi sekolah yang tidak mendapat BOS dan BOSDA maka tidak diatur,” tuturnya.

Kemudian, tambah Kak Jau, berkaitan dengan pembayaran gaji guru honorer, juga dijelaskan bahwa hanya untuk guru honorer yang tercatat pada Dapodik per 30 Desember 2019, tidak untuk membiayai guru honorer baru yang belum mendapatkan tunjangan profesi dan memenuhi beban mengajar, termasuk mengajar dari rumah.

“Jadi bagi guru honorer baru tidak bisa dibiayai menggunakan dana BOS dan BOSDA,” kata dia.

Ketua Bapemperda DPRD Lampung itu juga mengatakan, dalam hal pencegahan penularan Covid-19, dana BOS dapat digunaka untuk pengadaan Hand Sanitiser, Disinfektan dan masker bagi warga sekolah.

“Selain itu, guna menunjang kegiatan belajar mengajar secara online, BOS dapat digunakan untuk membeli pulsa atau paket data bagi guru dan murid,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *