October 25, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Ikut FPT di PDIP, Syahrul Optimis Direkom

2 min read
Balonkada Lampung Tengah, Syahrul Syah (empat dari kiri) berpose bersama pengurus PDI Perjuangan Lampung, usai mengikuti Fit and Proper Test, Kamis (17/10/2019).

Balonkada Lampung Tengah, Syahrul Syah (empat dari kiri) berpose bersama pengurus PDI Perjuangan Lampung usai mengikuti Fit and Proper Test di Kantor DPD PDI Perjuangan, Kamis (17/10/2019).

JARRAKPOSLAMPUNG – Bakal Calon Bupati (Balonbup) Lampung Tengah, Syahrul Syah optimis mendapat rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesian (PDI) Perjuangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Tengah 2020 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Syahrul usai mengikuti Fit and Proper Test di Kantor DPD PDI Perjuangan Lampung, Kamis (17/10/2019).

“Ya, saya optimis akan direkomendasi oleh PDI Perjuangan,” kata Kadis Kesbangpol Lampung Timur ini.

Diainggung terkait apa yang melandasi optimisme tersebut? Syahrul mengatakan, dirinya sudah menunjukkan keseriusan untuk maju pada Pilkada Lampung Tengah sejak awal. Hal tersebut dibuktikan dengan langkah mendaftarkan diri ke babarapa Parpol, diantara PKB dan PDI Perjuangan.

“Saya berangkat dari dorongan sahabat-sahabat saya dari kalangan Nahdliyyin dan masyarakat Lampung Tengah, dan saya sudah tunjukkan keseriusan,” tuturnya.

Keputusan untuk maju Pilkada, lanjut Syahrul, tentu sudah dirinya pikirkan dengan matang. “Saya tidak sedang bermain-main dengan politik. Saya ingin melakukan perubahan pada Lampung Tengah. Saya ini ASN, artinya ketika saya maju, maka taruhannya adalah karir saya sebagai,” tegas mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini.

Ditambahkan Syahrul, ketika dirinya memutuskan untuk maju pada Pilkada, tentu targetnya adalah menang. Untuk menang, lanjutnya, dirinya akan maksimalkan jaringan yang selama ini telah dibangun.

“Saya telah membangun jaringan diseluruh desa se Lamteng,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Verfifikasi Balon Kada dan Wakil Kada DPD PDI Perjuangan Lampung Sutono mengatakan, ada dana gotong royong yang akan dibebankan kepada Balonkada yang mendaftar dipartainya guna kepentingan survei internal.

Besaran dana gotong royong tersebut bergantung pada jumlah pendaftar di masing-masing kabupaten/kota. Hal tersebut dilakukan untuk penyesuaian dan tidak memberatkan para Balonkada. (ari)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed