Tue. Sep 15th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

‘Jeglongan Sewu’ Ala Lamteng, Kerbau, Buaya dan Warga Bekubang di Jalan Raya

2 min read
Bentuk Protes Keras Warga Atas Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

JARRAKPOSLAMPUNG – Belum lekang di ingatan kita bagaimana sindiran keras masyarakat terhadap buruknya infrastruktur jalan di Lampung Timur beberapa tahun lalu, yang sempat viral lantaran beberapa gadis remaja asyik berfoto ria bak foto model tengah jalan berlumpur.

Ya, Jeglongan Sewu. Istilah itu sempat mendapat populer di Nusantarase. Hal serupa kini terjadi di Lampung Tengah. Bedanya kali ini bukan berfoto ria ditengah kondisi jalan yang berlumpur, namun beberapa versi editing pada lubang-lubang jalan yang cukup menggelitik.

Meme 1 : Warga sedang membersihkan ayam di genangan air di jalan raya.

Bagaimana tidak, pada lubang-lubang jalan yang di genangi air tersebut dibuat seolah-olah nyata ada kerbau, buaya dan warga sedang astik berenang. Tidak hanya itu ada juga beberapa orang pria sedang membersihkan ayam di lubang-lubang jalan tersebut.

Adalah Jalan Raya Sendang Agung hingga Jalan Raya Sendang Mulyo, Lampung Tengah yang mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Lampung Tengah itu kondisinya sangat memprihatinkan.

Meme 2 : Warga beramai-ramai mandi di kubangan air jalan raya

“Sudah beberapa tahun ini tidak ada perbaikan di ruas jalan ini. Padahal ini akses jalan penghubung antar kecamatan, bahkan antar kabupaten,” kata warga setempat, Tugino, Sabtu (06/06/2020).

Menurut pria yang biasa disapa Ino itu, warga tidak tahu harus menyampaikan aspirasi kepada siapa agar jalan tersebut segera di perbaiki. Sebab, kata dia, setiap ada anggota dewan yang melakukan kunjungan atau reses di daerah tersebut, aspirasi selalu disampaikan.

Meme 3 : Dua ekor Kerbau asyik berkubang di genangan air jalan raya

“Kami sudah bosan menyampaikan aspirasi melalui dewan, camat dan perangkat desa. Tapu tidak ada tindakan nyata,” tuturnya.

Mungkin, lanjut Ino, itu sebabnya muncul meme di media sosial (medsos) terkait kondisi jalan tersebut. Hal itu, kata dia, adalah bentuk protes masyarakat atas kondisi jalan yang sangat memprihatinkan.

“Ya, itu editan (meme). Tapi itu lah yang bisa dilakukan warga sebagai bentuk protes atas lambannya kinerja pemerintah, yang tak kunjung memperbaiki jalan yang rusak parah,” jelas dia.

Dirinya berharap kedepan pemerintah dapat segera mengambil langkah konkrit atas kondisi jalan tersebut. Jangan sampai, kata dia, setelah viral dan semua dunia menyaksikan, baru ada tindakan dan pemerintah mulai melakukan pencitraan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//graizoah.com/afu.php?zoneid=3567752