Fri. Oct 16th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Keluarga Sejahtera Adalah Kunci Keberlanjutan Pembangunan

2 min read
Dari Sosperda Nomor 4/2018, Anggota FPKB di Seputih Mataram

JARRAKPOSLAMPUNG – Keluarga sejahtera merupakan pondasi dasar bagi keutuhan, kekuatan dan keberlanjutan pembangunan. Demikian ditegaskan Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung, Jauharoh Haddad saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) nomor 4 tahun 2018 di Varia Agung, Seputih Mataram, Lampung Tengah, Sabtu (13/06/2020).

Menurut Kak Jau, –sapaan akrabnya–, lahirnya Perda nomor 4 tahun 2018 sebagai tonggak awal arah pembangunan ketahanan keluarga. Sebab, kata dia, kunci sukses keberlanjutan pembangunan terletak pada kesejahteraan keluarga.

Jauharoh Haddad saat menyampaikan materi Sosperda

“Keluarga yang rentan dan tercerai berai mendorong lemahnya pondasi kehidupan masyarakat. Karenanya, Perda ini lahir sebagai tonggak awal arah pembangunan ketahanan keluarga,” kata Kak Jau, dihadapan peserta Sosperda.

Hadir Perda 4/2018 tersebut, lanjut Anggota Komisi V DPRD Lampung itu, juga dalam upaya meningkatkan kemampuan, kepedulian, serta tanggungjawab Pemerintah Daerah, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan, mengoptimalisasi keuletan dan ketangguhan keluarga.

“Apalagi di masa Pandemi Covid-19 saat ini, berbagai macam masalah timbul efek domino dari perekonomian. Mulai dari konflik di keluarga, perceraian hingga menambah angka pernikahan dini,” jelasnya.

Jauharoh Haddad Membagikan bingkisan kepada peserta Sosperda.

Ketahanan keluarga, jelas dia, berfungsi sebagai alat untuk mengukur seberapa jauh keluarga telah melaksanakan perannya dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan kesejahteraan anggotanya.

Untuk itu, Ketua Bapemperda DPRD Lampung ini menambahkan, keluarga perlu dibina dan dikembangkan kualitasnya agar menjadi keluarga sejahtera serta menjadikan sumber daya manusia yang efektif bagi pembangunan Nasional.

Dalam agenda itu juga, Jauharoh tetap memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana kehidupan masyarakat dalam penerapan New Normal ke depannya.

Sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama, Jauharoh Haddad selalu menyempatkan diri untuk sowan Kiai di wilayah yang ia kunjungi.

“Meski diterapkannya new normal, kita harus tetap mengedepankan protokoler Kesehatan dari pemerintah. Mudah mudahan Pandemi Covid-19 segera berakhir,” tutupnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed