Sun. Sep 27th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

KPU Tagih Sisa Anggaran, Pemkot Tunggu DAU

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memprediksi tahapan Pemilihan Walikota Bandarlampung akan terhenti, jika Pemkot Bandarlampung tak segera merealisasikan sisa anggaran sebesar Rp3,1 Milyar, sebagaimana kesepakatan.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami mengatakan, pihaknya telah memukai tahapan yang sempat terhentilantaran pandemi Covid-19. Akan tetapi, anggaran bagi pihak penyelenggara untuk pelaksanaannya baru cair Rp6 miliar dari kesepakatan awal Rp9,1 miliar atau masih tersisa Rp3,1 miliar lagi.

“Jadi Rp9,1 miliar itu sudah kita sepakati bersama akan cair di tahap pertama dari naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) Rp39 miliar, tapi sampai kini belum semua anggaran itu direalisasikan oleh pemkot,” kata dia.

Sedangkan anggaran yang dibutuhkan oleh pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Kota Bandarlampung untuk meneruskan tahapan pilkada serentak hingga bulan Juli 2020 senilai Rp2,8 miliar.

“Sisa anggaran yang ada di KPU Kota Bandarlampung dari yang sudah cair Rp6 miliar hanya dapat bertahan hingga bulan Juli,” ujarnya.

Untuk tahapan pada Agustus, lanjut dia, sudah tidak ada, ini yang membuat KPU Lampung mencari solusi dari persoalan tersebut hingga datang ke Pemkot Bandarlampung.

“Bila dana tersebut tersisa, nantinya akan digunakan memenuhi pembayaran adhoc serta melakukan verifikasi faktual dukungan calon perorangan yang membutuhkan anggaran besar,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung, Badri Tamam mengatakan, guna merealisasikan dan memenuhi kebutuhan yang belum tercapai, pihaknya tetap berharap dana alokasi umum (DAU) yang tertahan di perintah pusat segera dicairkan ke daerah.

“Memang pilkada serentak jika tidak ada anggaran akan sedikit susah, sehingga kita pun berharap DAU segera cair dan memenuhi sisa anggaran itu,” kata dia. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed