Wed. Oct 21st, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Lampung Lumbung Buah Tropis Kualitas Dunia

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Kita harus bisa menjadikan Lampung sebagai mentor, berbagai komoditas dari buah tropis yang diminati oleh masyarakat dunia.

Pernyataan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) tersebut bukan tanpa alasan. Menurut SYL, Lampung memiliki energi besar sebagai lokomotif pertanian Indonesia.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, lanjut SYL terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Pertanian, karena itu, ia meyakini Gubernur Lampung mempunyai energi besar terhadap pembangunan pertanian.

“Kami akan memberikan dukungan agar PT GGP ini yang menjadi kekuatan dari Lampung dan menjadi kekuatan bangsa agar Indonesia bisa lebih baik, jaya dan lebih sejahtera,” kata Mentan dalam kunjungannya di PT Great Giant Pineapple, Lampung Tengah, Selasa (17/12/2019).

Menurut SYL, Lampung dengan potensi dan kekayaan alam yang dimiliki, bisa menjadi kekuatan dan contoh utama bagi seluruh provinsi di Indonesia.

“Lampung ini rahmat Allah. Tanahnya subur, sungainya tersedia, kalau ada di tempat lain yang paling bagus itu adanya di Lampung. Provinsi Lampung harus bisa menjadi kekuatan dan contoh utama bagi seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Kehadiran kita untuk kepentingan bangsa negara agar lebih baik. Lelah saya jika berbicara impor. Kita baru bangga kalau ekspor kita lebih besar daripada impor, untuk itu kita semua harus ambil bagian untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Syahrul siap berkomitmen dengan Provinsi Lampung untuk peningkatan ekspor komoditas khususnya nanas demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya bersama Gubernur Arinal berkomitmen menjadikan Lampung yakni PT GGP ini menjadi kebanggaan anak bangsa Indonesia, bahwa kita ekspor nanas terbesar yang ada di dunia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Syahrul mengapresiasi Pemprov Lampung dan berharap Lampung menjadi motor penggerak komoditas di Indonesia.

foto : humas pemprov


Di tempat yang sama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, ekspor buah tropis, seperti nanas kaleng akan meningkatkan penghasilan daerah itu sekaligus memperkenalkan Provinsi Lampung ke seluruh dunia melalui produksi nanas.

“Semoga ekspor kaleng nanas ini bisa terus berkembang. Bukan hanya tahun ini, tetapi juga untuk tahun-tahun berikutnya,” kata Arinal.

Menurutnya, Provinsi Lampung bukan hanya memproduksi nanas, tetapi banyak sekali hasil bumi yang bisa diekspor ke mancanegara seperti kopi, gula dan lainnya.

Selain itu, pelepasan ekspor nanas menjadi langkah awal untuk bisa meningkatkan nilai ekspor yang ada di Lampung, dan perusahaan lainnya bisa mencontoh GGP untuk bisa melakukan ekspor ke luar negeri.

“Perusahaan penghasil komoditas pertanian dan perkebunan harusnya bisa melakukan ekspor ke luar negeri, semoga ini menjadi titik awal kebangkitan ekspor yang ada di Provinsi Lampung,” katanya.

Arinal menjelaskan merasa bangga sekaligus menjadi dorongan agar ekspor asal Lampung bisa naik hingga tiga kali lipat.

Ia berharap seluruh bantuan dan dorongan yang diberikan oleh Kementerian Pertanian dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

“Kami pasti akan sangat mendorong dan membantu upaya penguatan dan peningkatan ekspor komoditas pertanian asal Lampung terutama penguatan pengembangan ekspor melalui pengembangan berbasis kawasan,” katanya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed