October 25, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Masyarakat Kelas Bawah Lebih Takut Kelaparan Daripada Corona

1 min read

“Keluhan Kami Dianggap Candaan. Sejatinya Itu Jeritan”

JARRAKPOSLAMPUNG – Mungkin bagi sebagian orang, video singkat terkait keluhan masyarakat kelas bawah yang mengkritisi himbauan untuk berdiam dirumah untuk sementara waktu adalah candaan. Sesungguhnya itu lah jeritan.

Demikian diungkapkan salah satu warga Bukit Billabongjaya, Langkapura, Bandarlampung, Kamis (26/03/2020).

Warga yang enggan namanya dipublikasi tersebut mengungkapkan, konsidi normal saja, dirinya sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Apalagi, kata dia, dengan konsisi saat ini.

“Kami sangat ingin berdiam dirumah, Istirahat. Apalagi ditengah pandemi corona. Tapi bagaimana, untuk makan besok harus kami cari hari ini,” kata warga yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online itu.

Dirinya lebih sepakat dengan anjuran Sosial Distancing, meski pun pekerjaannya tidak memungkinkan untuk hal tersebut.

“Bagaimana kami mau jaga jarak dengan penumpang. Space jok motor hanya 30 centimeter untuk berdua,” kata dia.

Karenanya, dirinya berharap pemerintah memberikan kelonggaran bagi dirinya dan rekan seprofesinya. Lebih dari itu, kata dia, tentu dirinya sangat berharap pemerintah dapat memfasilitasi orang-orang seperti dirinya untuk mendapatkan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker, anti septik yang saat ini menghilang di pasaran.

“Kami akan berupaya sekuat mungkin untuk tidak tertular covid-19. Tentu kami butuh APD, seperti masker dan antiseptik. Di apotik-apotik barang itu (Masker dan Antiseptik) menghilang,” tuturnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, sedikit sekali dari kalangan bawah seperti dirinya yang merasakan bantuan pangan non tunai (BPNT) yang digulirkan pemerintah.

“Ya, kalau dapat BPNT, tentu kami siap untuk lockdown,” tukasnya. (***)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed