January 18, 2021

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Meresahkan, Manusia Gerobak Digaruk Pol PP

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Anggota gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) bersama Kodim, Kepolisian, Dishub, BPBD dan petugas Dinas Sosial serta Lingkungan Hidup menertibkan para manusia gerobak yang belakangan marak di Bandarlampung, Minggu (10/05/2020).

Ya, sedikitnya 60 Satpol PP, 30 orang personil TNI dari Kodim, Kepolisian 30 orang, Dishub, BPBD, Dinsos, Dinas Lingkungan Hidup diterjunkan untuk menghalau para manusia gerobak tersebut.

“Tim gabungan bergerak dengan titik start berkumpul di kantor BPBD setempat. Hari ini kita tim gabungan lakukan penertiban pemulung, manusia gerobak, anak jalanan, pengemis dan lain sebagainya. Dimulai dari pukul 15.30 hingga nanti pukul 20.00 wib,” kata Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Banpol-PP) Kota Bandar Lampung, Suhardi Syamsi, Minggu.

Menurut Suhardi, dalam pelaksanaan dilapangan seluruh petugas dibagi kembali dalam tiga kelompok, dimana dari tiga kelompok tersebut akan melaksanakan penertiban di tiga rute yang telah di tentukan.

“Tim terbagi dalam tiga rute. Pertama, di jalan jendral sudirman melintasi garuntang hingga ke Teluk. Kedua, dari Jalan Pengeran Antasari menuju bypass hingga ke Sultan Agung. Ketiga, dari jalan Teuku Umar, Zainal Abidin Pagaralam, memutar hingga ke Raden Intan, Diponegoro ke kantor Pemkot,” tuturnya.

Kemunculan para manusia gerobak, lanjut Suhardi, adalah fenomena baru di kota Bandarlampung. Karenanya, kata dia, pihaknya melakukan pendekatan persuasif terhadap para manusia gerobak tersebut dengan memberikan makanan, kemudian didata dan diberi pengarahan.

“Kita tidak hanya mengangkut lalu dibiarkan begitu saja. Setelah kami beri makan, minum, kemudian pengarahan, baru kita silahkan pulang kerumahnya,” jelas dia.

Kegiatan tersebut, tambah Suhardi, juga dalamrangka pencegahan penularan Covid-19 di Bandarlampung. Sebab, kata dia, para manusia gerobak tersebut alih-alih melakukan protokoler kesehatan, tetapi juga tidak menerapkan physical distancing. Bahkan tidak sedikit yang enggan mengenakan masker.

“Kegiatan ini belum bisa dipastikan sampai kapan. Karena itu Ketua Gugus Tugas yang menentukan,” pungkasnya. (***)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed