Sun. Sep 27th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Meski Tak Dapat Kursi Menteri, PAN Ogah Jadi Oposisi

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Meski tidak dapat jatah menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, PAN menyatakan tetap mendukung pemerintah dan tidak akan bertentangan sebagaimana layaknya Oposisi. Kendati demikian Partai berlambang matahari itu tetap akan memberikan kritik jika pemerintahan Jokowi dinilai menyimpang.

“PAN berada di dalam atau di luar pemerintahan itu sama saja. Kita tetap akan mendukung semua kebijakan rakyat yang positif, tapi kita memberikan ruang bagi PAN untuk bisa memberikan masukan yang konstruktif, kritis, dan objektif,” kata Sekjen PAN Eddy Soeparno kepada jarrakposjakarta, group jarrakposlampung di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Menurut Eddy, partainya juga tidak mengincar kursi wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju karena menyadari posisi PAN tak mendukung Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 .

“PAN dari awal tidak pernah mengharapkan apapun, tidak pernah meminta, apalagi menekan. Kita menyadari sepenuhnya bahwa pilpres itu kita tidak mendukung pasangan 01 dan kita sampaikan saat kita mendukung Pak Jokowi kita lakukan secara konsisten, tidak ada imbal balik atau harapan imbal balik apapun,” ujarnya.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, kata Eddy, menghormati pilihan Prabowo Subianto yang kini menjadi Menteri Pertahanan. Eddy mengatakan saat ini sudah tidak ada dikotomi koalisi dan non-koalisi karena semua sudah bekerja sama, khususnya di parlemen.

“Pak Zulhas menghormati pilihan Pak Prabowo. Ketika dijelaskan latar belakang dari niat Prabowo untuk membantu pemerintah, kami memahami. Kita selalu berpikiran terbuka dan positif terhadap hal seperti itu. Kita hormati dan kita ucapkan juga selamat bekerja Pak Prabowo, Edhy Prabowo, dan teman-teman lain yang dilantik hari ini. Tidak ada tanggapan negatif apapun,” tegasnya.

Saat ditanya apakah ada rencana PAN menemui Prabowo, Eddy mengatakan pertemuan akan selalu ada. Namun, jika harus bertemu secara formal, menurut Eddy, PAN akan terbuka menyambut Prabowo.

“Saya kira pertemuan selalu ada. Bahkan ketika pelantikan presiden usai, kita bertemu Pak Prabowo. Tapi memang kalau ada pertemuan yang sifatnya harus lebih formal, ada agenda khusus yang mau dibahas, nanti dengan senang hati, pintu terbuka, kita menyambut Pak Prabowo,” ucap Eddy.

Tak lupa, Eddy juga mengucapkan selamat kepada kabinet yang baru dilantik. Ia berharap para menteri mampu bekerja cepat dan efektif untuk menghadapi tantangan.

“PAN dalam hal ini selain mengucapkan selamat bekerja pada Presiden dan Wakil Presiden dan kabinet. Kami juga sudah mengatakan dari awal kami mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Karena tantangan ke depan pesat dan harus dilakukan secara bahu membahu agar target dan capaian yang sudah ditarget pemerintah itu bisa tercapai,” pungkasnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed