Wed. Sep 30th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Mudik ; Jangan Coba-Coba!

2 min read

Kendaraan Plat Luar Lampung Diminta Putar Balik di Pagelaran

JARRAKPOSLAMPUNG – Tidak terbayang bagaimana kesalnya, ketika hanya beberapa kilometer lagi atau hanya beberapa menit lagi sampai tujuan. Eh diminta untuk putar balik kembali ke kota asal.

Ya, itu lah yang terjadi terhadap enam kendaraan pemudik asal pulau jawa di Kecamatan Pagelaran siang tadi, Sabtu (02/05/2020).

Kasatlantas Polres Pringsewu Iptu Martoyo mewakili kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Sumantri mengatakan, pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas terhadap masyarakat yang nekat untuk mudik. Seperti halnya yang terjadi di penyekatan kendaraan di Pos pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2020 pasar Pagelaran.

“Enam kendaraan bernopol luar Lampung. Kami minta putar balik,” tegas Martoyo.

Selain itu kendaraan tersebut juga disemprot disinfektan. Pengemudi dan penumpang tidak luput dari pemeriksaan dan diberikan masker.

Penyekatan tersebut, lanjut dia, dilakukan pada tiga pos. Masing-masing pos pengamanan Gadingrejo yang berbatasan dengan Pesawaran, pos pengamanan Pagelaran yang berbatasan dengan Tanggamus dan pos check poin Bandung Baru yang berbatasan dengan Lampung Tengah.

“Kami melakukan penyekatan beberapa hari sejak instruksi larangan mudik diberlakukan,” ujarnya. 

Himbauan tidak mudik Polres Tanggamus. (Dokumen Polres Tanggamus)

Terpisah, salah satu warga yang akan melakukan perjalanan mudik Wahyono (38) yang mengaku warga Sedayu, Kota Agung, Tanggamus yang secara tidak sengaja dijumpai jarrakposlampung.com di perbatasan Kecamatan Kemiling, Bandarlampung dan Kecamatan Negerisakti Pesawaran mengatakan, dirinya terpaksa putar arah dan kembali ke Bandarlampung.

“Ya, saya kembali ke Bandarlampung. Sebenarnya saya sudah sejak sebelum Ramadhan sudah di Lampung setelah mudik dari Bogor. Kebetulan singgah di tempat kerabat di Bandarlampung,” kata dia.

Wahyono cukup beruntung sebab dirinya diberi tumpangan di rumah kerabatnya di wikayah Kemiling yang kebetulan rumahnya kosong dan tidak harus kembali ke Bogor. Lalu, bagaimana dengan mereka yang sudah terlanjur di Lampung dan tidak memiliki tempat transit, sementara untuk kembali ke Pulau Jawa tidak memungkinkan lantaran pelabuhan tidak lagi melayani penyebrangan orang?

Karenanya, jangan coba-coba mudik!
(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed