Wed. Sep 30th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

New Normal Akan Memicu Peningkatan Kasus Covid-19

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung memprediksi akan terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung jika konsep New Normal diterapkan.

Karenanya, pemerintah tidak gegabah dalam mengambil keputusan terkait penetapan New Normal di suatu daerah. Sebab ada regulasi yang harus di penuhi sebelum penetapan tersebut.

Berdasarkan regulasi Kemendagri nomor 440-830 tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 bagi ASN di lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah, serta berdasarkan kriteria WHO.

Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sedang mempersiapkan data untuk melakukan penilaian kesiapan wilayah dalam pelaksanaan New Normal sesuai dengan kriteria yang dikeluarkan oleh WHO dan Kemendagri.

“Ada tiga indikator dalam melakukan penilaian yang dikeluarkan oleh Kemendagri, yang pertama kondisi epidimiologi, kemampuan daerah dalam penanganan kesehatan terinfeksi Covid-19, juga kemampuan Pemerintah Daerah melakukan penelusuran kontak dekat masyarakat baik dengan ODP, PDP, serta orang yang dimakamkan dengan protokol kesehatan, dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana, Senin (01/05/2020).

Sementara kriteria yang dikeluarkan oleh WHO, lanjut Reihana, yaitu penyesuaian kehidupan sosial kemasyarakatan dan ekonomi, yaitu dilihat dari tiga bidang, yaitu secara elidimiologi, situasi kesehatan dan juga sistem surveilance.

“Pemerintah Kabupaten/Kota juga harus tetap melakukan rapid test secara massal yang bertujuan agar bisa cepat memantau perkembangan kasus Covid-19 di daerahnya,” tutur dia.

Rapid Test massal, jelas dia, juga dilihat kemampuan dari masing-masing daerah untuk kesiapan logistik, dan juga bagaimana keadaan disuatu daerah tersebut. Sehingga nanti data yang didapat juga bisa menjawab indikator sesuai kriteria regulasi. 

“Jika tatanan New Normal dimulai, tidak menutup kemungkinan kasus konfirmasi di daerah tersebut akan terjadi lonjakan kasus. Maka dipertimbangan kesiapan tempat tidur dan SDM kesehatan itu tersendiri,” jelas dia.

Berdasarkan hasil kajian epidimiologi, tambah dia, jika dilihat dari Pemerintah Pusat, Mesuji dan Lampung Timur bisa menerapkan new normal hal tersebut dilihat karena kabupaten tersebut belum mempunyai kasus konfirmasi positif.

“Tapi jika akan dilakukan new normal dan berdasarkan kajian epidimiologi, surveilance dan pelayanan kesehatan, maka yang keluar adalah Metro dan Pringsewu,” pungkasnya. (***)

TONTON VIDEONYA DISINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed