Thu. Sep 17th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Oknum Pegawai RSUD Abdoel Muluk Lecehkan Wartawan

1 min read

AWPI Lakukan Advokasi

JARRAKPOSLAMPUNG – Pelecehan Terhadap Profesi Jurnalis Kembali Terjadi. Kali ini, pelecehan secara verbal dilakukan oleh oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moeloek terhadap sejumlah awak media yang melakukan peliputan penyegelan lahan parkir oleh Pemerintah Kota Bandarlampung, Rabu (18/12/2019).

Oknum tersebut menuding jika keberadaan media hanya memperuncing masalah dan tidak memberi solusi.

“Media ini mengadu domba dan meruncing masalah. Media selalu mencari keburukan orang, tidak pernah memberitakan prestasi-prestasi yang pernah di lakukan oleh pihak RSUDAM,” kata oknum tersebut.

Atas peristiwa itu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Bandarlampung, Refky Rinaldy menyesalkan tindakan oknum pegawai RSUD Abdoel Moeloek tersebut.


“Saya sangat menyayangkan ada oknum yang masih saja underestimate terhadap profesi wartawan. Wartawan ini dilindungi undang-undang, dan bekerja secara profesional,” kata Refky, Kamis (19/12/2019).

Kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan wartawan, lanjut Refky, mengacu pada kode etik jurnalistik. Karenannya, dirinya, memastikan tidak ada wartawan yang memiliki niat mengadu domba seperti dituduhkan oknun yang belakangan diketahui bernama Anwar itu.

“Wartawan menulis, merekam, mempublikasi apa yang terjadi sesuai fakta yang ada. Pelecehan verbal mau pun fisik terhadap siapa pun, terlebih terhadap wartawan adalah pelanggaran terhadap undang-undang,” tuturnya.

Untuk itu, kata Refky, pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dalam rangka advokasi.

“Ya, kami akan minta klarifikasi dari kedua belah pihak guna mengclearkan masalah ini. Harapannya kedepan tidak ada lagi perlakukan semacam ini (pelecehan),” pungkasnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//graizoah.com/afu.php?zoneid=3567752