April 16, 2021

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Pattimura : Ingin Pandemi Cepat Selesai?Buka Saja Identitas Pasien!

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Sekretaris DPD Gerindra Lampung, Pattimura berharap Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung dapat transparan dalam menangani kasus Covid-19, termasuk terkait identitas pasien Covid-19.

Menurut Pattimura, dengan dibukanya ke publik identitas pasien positif Covid-19 atau yang masih berstatus orang dalam pantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG), akan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di Lampung dengan cepat.

“Ya, mestinya dibuka saja. Harus transparan data pasien by name (nama), by address (alamat) untuk memudahkan pemutusan penyebaran dan penularan virus ini,” kata Pattimura usai menyerahkan bantuan di Posko Gugus Tugas, Rabu (13/05/2020).

Dengan dijelaskannya identitas pasien, kata dia, masyarakat yang merasa pernah berhubungan akan langsung mengisolasi mandiri atau mendatangi pusat kesehatan.

Sehingga, dia meyakini, dengan dibukanya identitas pasien penyebaran covid-19 di Provinsi Lampung akan lebih cepat terselesaikan.

“Kalau ada yang pernah berinteraksi dengan pasien, mereka akan langsung melakukan rapid test atau isolasi mandiri. Sehingga mata rantai penyebaran terputus,” sebutnya.

Bahkan, dia menyontohkan salah satu pasien positif covid-19 yang identitasnya sengaja dibuka, yakni Ketua DPD Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim.

Pattimura menyebut Gunadi justru senang identitasnya dibuka, sehingga masyarakat lebih lega dengan transparansi tersebut.

“Beliau juga tidak marah dipublis, inikan contoh agar kita lebih peduli dan antisipasi. Jangan malah ditutup-tutupi. Terbuka saja,” tuturnya.

Diketahui, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung yang juga Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana bersikeukuh tidak akan membuka data pasien ke publik, karena berkaitan dengan kode etik.

Reihana mempersilahkan pasien yang ingin membuka identitasnya. Tetapi, Dinas Kesehatan tidak akan membuka informasi yang berkaitan dengan identitas pasien.

“Silahkan kalau yang bersangkutan memang mau mengekspos. Itu haknya. Sekali lagi, selaku Juru Bicara Covid-10 Lampung, tidak akan melanggar etika,” kata Reihana. (***)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed