Mon. Sep 28th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Pembebasan Napi Dimulai, 66 di Tanggamus Dalam Antrian

2 min read

Bertahap, 7 Warga Binaan Bebas Pekan Lalu, 11 Bebas Hari Ini

JARRAKPOSLAMPUNG – Terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 dan Kepmenkumham Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 prihal yang sama.

Rumah Tahanan (Rutan) Kotaagung untuk menekan kepadatan hunian dan antisipasi pencegahan Covid-19 di lingkungan Rutan terus dilaksanakan. Setelah Jumat 27 Maret 2020 lalu 7 warga binaan di bebaskan, hari ini (Kamis 02 April 2020) 11 warga binaan kembali bebas.

Total 18 warga binaan bebas melalui program integrasi Pembebasan Bersyarat dan Cuti Bersyarat.

Karutan Kotaagung, Akhmad Sobirin Soleh mengatakan, terbitnya peraturan No 10/2020 tersebut, kini warga binaan bisa dikeluarkan dengan 2 metode yaitu integrasi dan asimilasi.

Saat ini, lanjut Sobirin, jajarannya tengah memproses 66 orang warga binaan guna menjalankan program asimilasi hingga tanggal 7 April 2020 nanti. Kendati demikian, kata dia, program tersebut hanya diperuntukkan bagi mereka yang menjalani pidana umum dan bukan pidana yang terkait dengan Peraturan Pemerintah No.99 Tahun 2012.

“Seluruh warga binaan yang memenuhi syarat sesuai dengan Permenkumham tersebut kita proses tanpa terkecuali dan tanpa biaya sama sekali,” tuturnya.

Warga Binaan yang diproses, tambah dia, harus bersedia menanda tangani surat pernyataan bahwa akan menjalankan program Asimilasi/PB/CB/CMB dirumah masing-masing dan melakukan isolasi mandiri.

“Ya, saya tegaskan, warga binaan yang menjalankan program ini tidak main-main untuk mentaati peraturan yang berlaku. Karena meskipun telah berada di luar rutan, warga binaan tetap dalam bimbingan dan pengawasan Bapas dan Kejaksaan diwilayah hukum tempat mereka tinggal nanti,” jelas dia.

Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, Nofli mengatakan, sebanyak 2.416 narapidana dan anak di seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Lampung akan dibebaskan terhitung 1 April 2020.

Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung telah selesai melakukan pendataan narapidana dan anak yang memenuhi syarat untuk dibebaskan sesuai keputusan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi.Juga berdasarkan keputusan Menkumham Nomor: M.HH.19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi Dalam Rangka Pencegahan dan Penganggulangan Covid-19. (sem/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed