Sat. Sep 26th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Setelah Dipecat, Esti Mulai Bernyanyi

1 min read

Jufri : Kami Siap Memberikan Pendampingan

JARRAKPOSLAMPUNG – Kasus dugaan suap dalam proses seleksi KPU Kabupaten/Kota se-Lampung memasuki babak baru. Setelah DKPP RI mengeluarkan keputusan Komisioner KPU Lampung, Esti Nur Fatonah terbukti bersalah melanggar kode etik dan diberhentikan.

Esti mulai buka suara terkait keterlibatan pihak-pihak lain. Bahkan, Esti mengaku dijebak dan dirinya memiliki bukti terkait keterlibatan pihak-pihak lain tersebut dalam proses rekrutmen KPU se Lampung, yang disebutnya sebagai ‘Jaringan’.

“Aku punya semua screenshoot keterlibatan beberapa pihak dalam kasus jaringan rekrutmen KPU. Dan jelas ini konspirasi untuk menjebak saya,” tulis Esti di grup WA info KPU yang capturnya begitu cepat tersebar, Rabu (12/02/2020) malam.

Menurut Esti dirinya hanya korban dari pemutar balikan fakta. “Saya baik-baik saja (pasca putusan DKPP). Ada pihak lain yang terlibat, orangnya ada di grup ini juga kok. Biar baca. Saya enggak salah kok. Di putar balik supaya bersalah,” tulisnya.

Terkait persoalan tersebut, Ketua Masyarakat Peduli Demokrasi, Jufri mengaku siap memfasilitasi Esti Nur Fatonah untuk membongkar apa yang disebutnya sebagai “Jaringan”.

“Ya, Esti jangan konyol. Buka saja semuanya, demi menyelamatkan demoktrasi di Lampung,” kata Jufri Rabu malam.

Jufri mengaku, dirinya bersama jajaran advokat siap mendampingi Esti jika dibutuhkan.

“Kami siap untuk melalukan pendampingan, jika Esti membutuhkan. Ini agar semua jelas, dan tidak ada lagi kasus serupa,” tegasnya. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *