October 25, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Soal Dukungan TMS, Firman Membantah, Ike Edwin Anggap Biasa

1 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Dua calon walikota Bandarlampung melalui jalur perseorangan (Independen) menanggapi berbeda, terkait adanya sejumlah berkas dukungan yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh tim verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung.

“Kita sudah seleksi, berkas dan tidak ada yang ASN, kecuali di dalam KTP tersebut tidak tertera, karena banyak ASN yang tidak tertera di KTP,” kata Calon Walikota Bandarlampung, Firmansyah usai menjadi narasumber dalam sebuah diakusi di Universitas Bandarlampung (UBL), Kamis (02/07/2020).

Kemudian untuk dukungan yang berasal dari penyelenggara, lanjut dia, saat menyerahkan dukungan itu belum menjadi penyelenggara. Sebab, kata dia, saat itu belum pelantikan PPK atau PPS.

“Itu pada bulan Februari sampai Maret, bahkan yang PPS baru dilantik kemarin. Seperti itulah yang terjadi,” tuturnya.

Suasana Dialog Demokrasi di Kampus UBL, Kamis 2 Juli 2020.

Terkait dukungan dari orang yang meninggal dunia, Firman mengatakan, harus melihat dahulu kapan yang bersangkutan meninggal dunia. Karena dirinya mengaku, proses kolekting dukung sudah dilakukan sejak 2019 akhir.  

Berbeda dengan Firman, Calon Walikota, Ike Edwin menanggapi santai hal tersebut. Bahkan, kata dia, hal tersebut biasa terjadi dalam proses demokrasi.

“Kita ikuti saja, itu biasa dalam demokrasi. Intinya apa yang kurang kita penuhi. Kita ikuti cara demokrasi, masa yang tidak bisa, dipaksa untuk bisa. KPU sudah bekerja dengan baik, rekan-rekan di bawah juga sudah bekerja, jadi kita ikuti saja,” kata dia. (***)

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed