October 25, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Tanpa Persetujuan DPR, Menag Tiadakan Haji 2020

1 min read

Komisi III DPR Protes!

JARRAKPOSLAMPUNG – Meski tanpa persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menteri Agama (Menag) RI meniadakan pemberangkatan jamaah haji ditahun ini (2020). Keputusan tersebut mendapatkan respon dari Komisi VIII DPR RI.

“Menteri Agama terlebih dahulu menggelar rapat dengan Komisi VIII DPR RI untuk memastikan kelanjutan pelaksanaan haji tahun ini sebagaimana komitmen pada rapat kerja sebelumnya,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, Selasa (02/06/2020).

Menurut Ace, mestinya ada rapat terlebih dahu sebelum menentukan kebijakan strategis. Terlebih berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji.

“Harus berkonsultasi dengan DPR RI sebagaimana diatur Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” ujar dia, seperti dikutip kontan.co.id.

Diakuinya, Menteri Agama telah mengirimkan surat kepada Komisi VIII DPR RI untuk mengadakan rapat terkait penyelenggaraan ibadah haji. Akan tetapi, kata dia, DPR RI masih dalam periode reses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Maka kebijakan yang diambil pemerintah harus mendapatkan persetujuan dari Pimpinan DPR RI. Sampai saat ini belum ada surat persetujuan tersebut,” jelas dia.

Secara prosedur kebijakan, tambah dia, keputusan seharusnya dibahas dahulu bersama Komisi VIII DPR RI. Kendati demikian, pihaknya secara substansi tentu secara pribadi mendukung. Tapi secara prosedur berpotensi melanggar UU haji dan umrah.


Terkait pengembalian uang jamaah, Ace bilang harus ada jaminan adanya pengembalian uang pelunasan setoran jamaah haji tahun ini jika memang para calon jamaah haji minta untuk dikembalikan terlebih dahulu.

“Prinsipnya bagi kami, pemerintah harus memiliki mitigasi apabila skenario pembatalan atau penundaan penyelenggaraan Ibadah haji tahun 2020 ini betul-betul terjadi,” tukasnya.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed