December 2, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Unras dari Komunitas Bersatu di depan gedung Balaikota DKI.

4 min read

Jakarta Pada tanggal 20 November 2020 pukul 13.00 s.d 14.25 WIB bertempat di depan gedung Balaikota DKI Jakarta Jl Medan Merdeka Selatan 8-9 Jakarta Pusat telah berlangsung Unras dari Komunitas Bersatu Pimp. Sdr Yongki.

Dengan Tuntutan Usut tuntas dugaan adanya indikasi kecurangan dalam pengadaan maupun pendistribusian bantuan Sembako di DKI Jakarta. Pemberitahuan /Tidak diterbitkan STTP
Poster dan spanduk bertuliskan
Hormati hak asasi rakyat. Sembako ternyata mabako.
Sangan bunuh rakyat dengan beras berkutu.
Amanah untuk rakyat berikan sejujurnya. Covid 19 jangan di jadikan ajang korupsi. Yang kenyang makin kenyang, yang lapar makin lapar.
PD Pasar Jaya dan PT JIEP harus bertanggung jawab dalam pengadaan dan penyaluran sembako menjadi mabako. Gubernur DKI Jakarta tolong jangan tidur. Jangan menari di atas penderitaan rakyat. Kejujuran lebih penting.

loading...

Dengan Orasi
Kami Komunitas Bersatu kecewa pada kebijakan Pemprov DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya dan PT JIEP yang menyalurkan/mendistribusikan Sembako (sembilan bahan pokok) yang nyatanya hanya Mabako (lima bahan pokok).
Kami menduga tender sembako terindikasi dimonopoli oleh oknum-oknum yang dekat dengan Anies Baswedan.
Komunitas Bersatu melihat pembagian sembako tidak sesuai keadilan dan peri kemanusiaan dan banyak yang belum dapat haknya sebagai warga DKI Jakarta. Kami Komunitas Bersatu telah melihat salah satu yayasan telah mengajukan permohonan ke PD Pasar Jaya tertanggal 4 Juni 2020, apabila dihubungi kirim pesan pihak Dirut PD Pasar Jaya Arif Nasrudin dan stafnya yang bernama Manda selalu menjawab sedang diproses, hingga saat ini belum ada kejelasan sama sekali. Kami Komunitas Bersatu juga telah melihat kawan kami dari Forum Komunikasi Antar Media (FORKAM) telah mengajukan permohonan kepada Gubernur DKI Jakarta tertanggal 21 April 2020 hingga saat ini belum ada kepastian. Padahal kami sebagai penyambung lidah rakyat dan warga DKI Jakarta siap membela dan membantu warga yang belum mendapatkan hak-haknya. Kami Komunitas Bersatu telah survei lapangan hampir semua Sembako menjadi Mabako dan isinya tidak layak untuk dikonsumsi seperti beras. Kami komunitas bersatu selalu mengingat pesan Presiden Joko Widodo “berikan yang terbaik untuk rakyat” bukan sebaliknya yang didapat hanya kekecewaan jangan manfaatkan pandemi Covid 19 ini untuk berlomba-lomba mencari keuntungan semata.
Komunitas Bersatu akan tetap solid untuk berjuang membela kepentingan rakyat, karena selama ini banyak pejabat ataupun politisi menari diatas penderitaan rakyat. Komunitas Bersatu dengan aksi damai hari ini kami mohon kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta sudi kiranya untuk menerima kami karena banyak permasalahan yang harus kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Anies Baswedan. Kedaulatan ada ditangan rakyat maka kami akan tetap berjuang untuk membela kebenaran dan keadilan. Apabila pernyataan sikap/tuntutan Komunitas Bersatu tidak dipenuhi maka kami akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak. Kami Komunitas Bersatu mengharapkan hak-hak rakyat dikembalikan. Jangan Kau hilangkan, karena rakyat sedang menangis dan menderita pada saat pandemi Covid 19.

Pada pukul 14.25 Wib aksi seleaai, situasi kondusif

Aksi terkait meminta mengusut tuntas dugaan adanya indikasi kecurangan dalam pengadaan maupun pendistribusian bantuan Sembako di DKI Jakarta. Pemberitahuan /Tidak diterbitkan STTP.

Hadir dilokasi
Danrem 051/Wkt, Dandim 0504/JS, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kasdim 0504/JS, Kapolsek Metro Setiabudi, Danyon Arh 10/ABC, Danramil 46/STB, Wakapolsek Metro Setiabudi, Lurah Pasar Manggis.

Pukul 10.10 Wib penurunan Baleho/Spanduk HRS di Jl. Minangkabau Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi di saksikan oleh Ustad Hermansyah dan anggotanya selaku yang mewakili FPI Kec. Setiabudi.
Pukul 10.20 Wib penurunan Baliho/Spanduk di Jl. Bukit tinggi Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi di turunkan oleh Satpol PP Kel. Pasar Manggis.
Pukul 10.30 Wib penurunan Baliho/Spanduk HRS selesai situasi aman

Jakarta Pada 20 November 2020 Pukul di 09.48 WIB di Kantor GMAHK Konfrens DKI Jakarta Jl.Dr.Saharjo Setiabudi Jaksel, Giat unjuk rasa dari Tim Inti Gerakan Peduli Konferens Advent DKI (PKA DKI) Jakarta dan sekitarnya Dipimpin oleh Dr.Ir.Bisman Nababan Dengan gunakan KR4 7 unit.

Sehubungan hal tersebut diatas dapat dilaporkan sebagai berikut :
Tuntutan yang disampaikan
Aksi menyikapi dugaan pelanggaran AD/ART organisasi yang dilakukan oleh pimpinan GMAHK Uni Indonesia Kawasan Barat dan Konferens DKI Jakarta.

Menggunahkan Spanduk dan Poster bertuliskan
Excom tidak berhak memperpanjang masa jabatanya sendiri.
Dana gereja tudak boleh digunakan untuk biaya prngafilan sendiri. Officer dan excom GMAHK DKI Dan sekitanya habis masa jabatanya.
Jangam kriim perpuluhan dan persbahan kpd pimp. Yg tidak dipilih oleh konsitusi.
Laksanakn pemiliham ooficer dan excom GMAHK konfrens jakarta dng sistem oneline. Aufit penggunana dana GMAHK konfrens DKi Jakarta. Adili ketua GMAHK komfrens dki dan sekitarnya atas pembohongan publiknya. Dana perpuluhan jangan digunakan untuk foya foya. Kami sangat cinta GMAHK di Infonesia. Pembohong tidak layak memimpin organisasi rohani GMAHK Konfrens DKI Jakarta.

Dengan Orasi yang disampaikan
Segera adakan pemilihan pengurus GMAHK kembali karena masa kepengurusanya sudah habis.
Segera Audit penggunaan Dana karena digunakan kepentingan pribadi. Adili ketuà GMAHK dan pengurus konfrens DKI Jakarta karena telah lakukan kebohongan publik dan penggunaan dana gereja tidak pada mestinya. Laksanakan pemilihan officer Excom DKI Jakarta dan sekitarnya secepatnya secara online. Agar pengurus GMAHK diperiksa semua karena melakukan pemborosan dan peñggunaan dana gereja tidak sesuai dengan aturan gereja. Jangan pilih kembali pengurus lama GMAHK DKI Jakarta dan sekitarnya. Karena tidak sesuai dengan AD/ART.
Pukul 10.20 WIB Giat Selasai dengan tertib, selanjutnya aksi ke Kantor Pusat GMAHK Tebet Jaksel. Situasi aman terkendali. tidak ada Perwakilan yang diterima, massa hanya berorasi.

K89YL99

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed