Fri. Oct 16th, 2020

Balapatti

Media Pemersatu Nusantara

Zona Merah ; Kecamatan Terpapar Segera Dirapid Test

2 min read

JARRAKPOSLAMPUNG – Setiap kecamatan yang ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandarlampung akan dilakukan rapid test secara keseluruhan. Demikian dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana, Sabtu (02/05/2020).

TRONTON VIDEO PENJELASAN LENGKAPNYA DI SINI

Menurut Reihana, hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari ikhtiyar memutus mata rantai penularan Covid-19 di Lampung.

“Ya, di setiap kecamatan yang memiliki pasien positif corona di Bandarlampung akan dilakukan rapid test secara keseluruhan,” kata Reihana dalam video conference, Sabtu.

Penggunaan rapid test, lanjut Reihana, ditentukan oleh petugas surveilans puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, berdasarkan hasil pemeriksaan penyelidikan epidemiologi yang telah dilakukan.

“Jadi direncanakan nanti Kota Bandarlampung, untuk kecamatan-kecamatan yang memang ada pasien positifnya akan dilakukan rapid test di kecamatan-kecamatan tersebut,” jelas dia.

Sebelumnya, Walikota Bandarlampung, Herman HN mengatakan, pihaknya telah menyediakan sedikitnya 5.500 rapid test untuk agenda tes secara masal itu.

“Kita sudah terima tempo hari dari pusat melalui provinsi ada 500, dan sudah beli ada 5000 rapid test yang akan datang minggu ini, dan nanti kita mulai dilaksanakan melalui kecamatan, puskesmas, dan kelurahan-kelurahan,” kata Herman.

Rapid test di Kota Bandarlampung nantinya akan dilakukan melalui sampel di setiap kecamatan dan kelurahan.

“Jadi ada 5.000 ditambah lagi 500, dan nanti rapid test dilakukan melalui sampel saja, tidak secara massal,” ujar Herman.

Selain rapid test juga, pihaknya mengaku sudah mengadakan baju hazmat sebanyak 500, dan masker 1000 dus.

Sedangkan terkait apakah akan diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Kota Bandar Lampung, Herman menegaskan tidak akan menerapkannya.

“Kita tidak akan menerapkan PSBB. Karena PSBB diterapkan jika masyarakatnya yang di Bandar Lampung terinfeksi tanpa kontak dari luar, karena selama ini kan tertularnya dari luar semua,” tandasnya.

Dikatahui, saat ini di Kota Bandarlampung memiliki 28 kasus Covid-19 yang tersebar di 14 kecamatan, yakni Kecamatan Langkapura 5 kasus, Telukbetung Timur (4), Kedamaian (3), Enggal (3), Rajabasa (2), Labuhanratu (2), Sukarame (2). Kemudian Tanjungkarang Timur, Telukbetung Selatan, Panjang, Tanjungkarang Pusat, Kemiling, Kedaton, dan Bumiwaras masing-masing dengan satu kasus. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

loading...

You may have missed